Hallo Sob, sudah tahu belum tentang Mitos cas HP semalaman bisa bikin baterai bocor? Nah sebenarnya sudah beredar sejak lama. Pada awal-awal kehadiran HP, hal tersebut memang sering terjadi. Baterai bisa saja mengembung karena kelamaan diisi dayanya.

Namun, itu dulu. Kini, HP sudah semakin pintar dan canggih. HP pintar saat ini sudah dibekali dengan sebuah chip bernama Power Management Integrated Circuit (PMIC). Dari namanya, mungkin kamu sudah bisa menebak fungsinya?

Ya, PMIC berfungsi untuk mengatur aliran listrik yang masuk ke perangkat. Chip itu juga berfungsi untuk memantau proses cas HP. Menariknya, saat baterai HP sudah penuh, PMIC dapat memutus arus listrik yang masuk!

Artinya, kamu memang bisa cas HP semalaman. Dijamin, baterai tidak akan overcharge dan menjadi rusak. Saat baterai sudah penuh, perangkat akan secara otomatis memutus aliran yang masuk, meski HP masih dicolok ke charger.

Mau tahu buktinya? Coba kamu mengisi daya selama 10 menit hingga 15 menit. Dalam kurun waktu tersebut, coba pegang bagian belakang HP. Hangat cenderung panas, bukan? Baterai panas memang wajar karena baterai sedang diisi.

Nah, saat pagi setelah kamu cas baterai semalaman, bodi HP tidak terasa panas bukan? Itu pertanda perangkat sudah tidak diisi lagi baterainya. 


Jadi, boleh nih cas HP semalaman?

Jawabannya adalah ya. Kamu bisa tinggal tidur HP kamu dalam keadaan cas. Dijamin tidak akan overcharge hingga mengembung.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Seperti yang telah disebutkan di poin sebelumnya, cas HP bisa membuat bodi menjadi panas. Oleh karena itu, sebaiknya jangan diletakkan di tempat yang tidak tahan panas.

Selain itu, baterai HP juga punya siklus. Apabila ia sudah mencapai batas maksimal siklus cas, performa baterai memang akan menurun. Jika performa baterai kamu sudah menurun, kemungkinan karena siklus mengisi baterainya sudah mencapai titik maksimal, bukan karena cas overnight.

Kemudian, ada mitos lagi yang menyatakan kamu harus menunggu HP sampai 1% hingga 2% sebelum diisi kembali. Lantas, apakah mitos tersebut benar?

Jika kita melihat HP pada awal kemunculannya, mitos tersebut benar. Bukan karena bisa bikin baterai HP cepat rusak apabila mengisi dari 20%, misalnya. Akan tetapi, performa baterai HP dulu memang bisa lebih bagus apabila diisi dari keadaan kosong. Kala itu, HP menggunakan baterai berjenis nickel-cadmium.

Nah, HP baru sudah menggunakan bateari lithium-ion. Jenis baterai tersebut bisa diisi dayanya, tanpa harus dipikirkan sisa baterainya. Jadi, kamu bisa kapan saja mengisi baterai meski kapasitas baru 50% atau 90% sekalipun.

Bonus info: Kamu bisa memakai HP saat menelepon. Ya, banyak yang bilang, jangan cas HP saat menelepon. Nah, itu mitos yang salah. Pada kenyataannya, kamu bisa mengecas HP, meski saat telepon. Hanya saja, mengisi dayanya jadi bakal lebih lama. Pasalnya, listrik yang digunakan akan berasal dari charger. Jadi, listrik dari charger tidak mengalir ke baterai, tetapi untuk memberikan tenaga untuk telepon.